Akun @kesarnst menghebohkan warga net dengan mengunggah video yang mendeskripsikan dirinya menderita Tik Tok syndrome. Dalam captionnya, Dia menuliskan cerita anak muda yang terserang Tik Tok syndrome, “Komedi sarkas (awas konten sensitif),” tulis Kesarnst dalam penjelasan postingannya.
Video yang berdurasi 1 menit 10 detik itu dalam sekejab langsung viral di media massa. Semenjak diunggah pada 18 Juni, video ini sudah 2.020.000 kali penanyangan dengan 47.561 komentar. Dalam videonya, Kesar berkata kalau awal mulanya ia bermain Tik Tok hanya buat happy-happy saja. Tetapi lama-kelamaan dia merasa ada yang aneh dengan dirinya. “Saya seperti tidak bisa mengontrol tubuh saya dan ternyata setelah saya cek, saya terkena Tik Tok Syndrome,” ucapnya.
“Saya wajib minum obat dua kali sehari untuk meditasi supaya tubuh saya tidak bergerak-gerak,” ucapnya diiringi lagu sedih. Ia menutup videonya dengan menuliskan bahwa 8 dari 10 anak Indonesia terkena Tiktok Syndrome.
Siti Mashitoh (22), salah satu mahasiswa perguruan tinggi Islam di Salatiga, mengatakan pertama kali melihat video itu dari grub Whatsapp-nya, dia juga yakin dan merasa prihatin. “Ya Allah, sampek koyo ngene lho. (Hingga terdapat yang semacam ini, lho)” sembari menunjukkannya kepada kami.
Dari sekian puluh ribu komentar netizen yang membanjiri postingannya. ada juga warga net yang meminta tanggung jawabnya, “Woi tanggung jawab mak gw percayaa,” tulis @dhiavz. Banyak pula yang menge-tag temannya supaya ikut melihat video itu.
Untuk mereka yang hanya melihat konten itu di platform lain dan tidak membaca caption yang Kesar tuliskan, pasti akan percaya. Mengingat ekspresi dan gerak Kesar terkesan begitu meyakinkan. Kami sendiri melihat video itu dari teman, awalnya otomatis percaya. Namun, setelah kami membuka akun instagram aslinya, barulah kami tahu bahwa ini hanya konten dan tidak benar-benar serius.
Disamping itu kami juga sadar, bahwa Tik Tok memang akhir-akhir ini sedang hits di semua kalangan. Aplikasi ini dimainkan oleh semua usia, dari mulai anak kecil sampai nenek paruh baya. Tik Tok telah berhasil menyihir mereka yang males gerak (mager) untuk mau berjoget atau setidaknya bergerak dan nampang di depan kamera.
Aplikasi ini juga telah menjamur di kalangan selebgram, bahkan ada juga yang memenuhi postingan Instagram-nya dengan video-video Tik Tok. Athala, salah satu publik figur Indonesia dalam sebuah tayangan televisi juga mengungkapkan ke-enjoy-annya bermain Tik Tok. Ia pun kerap memainkannya bersama adik dan Ibunya.
Tik Tok telah menjadi hiburan yang banyak dinikmati. Dalam sebuah kesempatan, Ganjar Pranowo dan Anis Baswedan ketika diundang oleh Najwa Shihab pun memainkannya, walaupun memang terlihat tidak lihai. Tapi hal tersebut berhasil membuat mereka tertawa dan penonton terhibur.
Menurut kami, ide tersebut berangkat dari keprihatinannya Kesar terhadap fenomena yang tengah terjalin di Indonesia. Sesungguhnya, tidak ada yang perlu disalahpahami dari video tersebut, asal warga net membaca dan memahami benar-benar isi serta penjelasan dari videonya.
by calon rektor
Tidak ada komentar:
Posting Komentar